expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Jumat, 06 Februari 2015

Harapan "Dua Lima Kosong Delapan"

Sebuah kisah dimulai, dengan sederhana tanpa adegan drama layaknya pertunjukan layar kaca. Namun entah dari kesederhanaan atau dari kerumitan, semua cinta bisa tumbuh, tanpa terduga dan terencana. Tujuh milliar manusia dibumi dan dengan misteriusnya kehidupan menemukan sepasang manusia untuk menjalin cerita bagai titik-titik yang tak terkorelasi. 

Bukankah setiap manusia yang dilanda asmara takkan rela jika belahan jiwannya direnggut? konsep mencintai adalah melepaskan. Ketika perasaan itu tidak ada lagi, bicaralah. karena sungguh menyimpannya dan berpura-pura membalas hanya akan menyakiti banyak pihak. 

Cinta memang buta, cukup untuk membutahkan seseorang yang sedang merencanakan jalan hidupnya. Cinta memang gila, Cukup untuk menggilakan seseorang untuk berfikir secara rasional. Cinta tidak butuh lama untuk menyerang hati manusia, namun terkadang cinta butuh waktu lama untuk pergi setelah menyayat hati manusia dengan duri-durinya. Rasa percaya ibarat dinding, kebohongan ibarat paku. setelah paku ditancapkan kedinding. pasti akan berbekas. Terhempas tak membekas, bisu dan air mata. Rapuhku tanpa arah.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar